Selamat Pagi Juminiers, sedikit cerita kemarin gw habis dari kantor Imigrasi Kelas I Semarang. Ngapain jum? Ya bikin paspor lah masa nongkrong sih…Nah bukan itu maksud gw, sebelumnya gw mau tanya siapa disini yang pengen bikin paspor tapi masih bingung dan gatau syarat-syarat ataupun cara pendaftaran dan apa aja prosesnya?. Jujur gw sendiri kemarin setres banget ngurusin perlengkapan dokumen yang harus dibawa saat datang ke kantor Imigrasi, soalnya gw sekarang ini tinggal di Kota Semarang dan gw daftar antrian paspor juga di kantor Imigrasi Semarang sedangkan KTP dari Kota Jepara. kira-kira ada kendala gak ya?

Aplikasi Layanan Paspor Online

Langsung aja ya, langkah pertama gw ambil nomor antrian terlebih dahulu secara online namanya Aplikasi Layanan Paspor Online(aplikasi ini bisa didownload dari Appstore/Playstore), setelah gw masuk aplikasi lalu klik Daftar dan mengisi kelengkapan data diri setelah semuanya terisi lengkap langsung aja pilih Kantor Imigrasi Terdekat+ Ambil Nomor Antrian, waktu itu gw pilih nomor antrian untuk hari senin jam 1-2 siang. setelah nomor antrian beres pastikan dokumen lengkap, apa saja syarat-syarat pembuatan paspor:

Syarat
  1. e-KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Akta kelahiran, ijazah (SD/SMP/SMA), surat/buku nikah, atau surat baptis asli dan fotokopinya. khusus dokumen ini, kamu cuma perlu pilih salah satu aja, misalnya hanya akta kelahiran. Namun, pastikan pada dokumen tersebut terdapat informasi mengenai nama, tempat & tanggal lahir, serta nama orang tua.
  4. Siapkan materai 6000.

Jenis paspor biasa dengan 48 halaman dikenakan tarif Rp 350.000 per buku dan untuk paspor elektronik pembuatannya dipatok Rp 650.000 per buku

Singkat cerita setelah gw dapat nomor antrian + Dokumen lengkap, H-1 sebelum hari antrian tiba gw baru tau kalau untuk pendaftar paspor baru yang berbeda domisili harus nyiapin surat keterangan tinggal di kota tersebut sebagai dokumen pendukung. Bingung banget deh secara hari minggu baru tau soal dokumen pendukung dan seninnya gw harus dateng ke kantor Imigrasi buat cek dokumen dan wawancara, tanpa basa-basi hari minggu itu gw memberanikan diri kirim DM ke instagramnya kantor imigrasi semarang (@imigrasi.semarang) pertanyaan gw “apakah tetap bisa mendaftar kalau tidak punya surat domisili di kota perantauan?” setelah kira-kira 1jam DM gw di bls sama adminnya @imigrasi.semarang dan ternyata kalau tidak/belum punya surat domisili bisa menunjukan surat keterangan kerja. Note: sebenarnya surat domisili dan surat keterangan kerja tidak masuk dalam syarat utama pembuatan paspor tetapi bagi yang berbeda domisili alangkah baiknya menyiapkan salah satu dari surat tersebut untuk jaga-jaga sebagai dokumen pendukung dan jelas juga tujuan dan alasan kenapa tinggal di kota tersebut.

Balik lagi ke surat pendukung, karena gw belum punya surat domisili Semarang akhirnya gw kontak Bos tempat gw kerja dan cerita dengan detai keparnoan yang gw alami hari itu dan Alhamdulillah bos gw baik banget besoknya pas hari senin sebelum jam 1siang gw dah disiapin Surat Keterangan Kerja yang bisa jadi syarat pendukung pengajuan paspor. Dan Alhamdulillah lagi semua dokumen atau persyaratan yang gw bawa tidak ada kendala termasuk surat keterangan kerja itu yang membantu, habis itu lanjut wawancara dan pembayaran.

Satu lagi buat kalian saat wawancara pembuatan paspor usahakan bersikap tenang, jawab pertanyaan dari petugas dengan tegas, sopan dan jujur.

Jadi inti dari semua cerita gw diatas, cuma mau pesen buat kalian yang berencana bikin paspor dan beda domisili atau tempat tinggal kalian jauh+beda kota, alangkah baiknya siapkan surat domisili dari kota yang sekarang tinggali atau lebih mudahnya minta surat keterangan kerja dari kantor tempat kalian bekerja..okeee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *